Indeks Bisnis-27 mengalami penurunan sebesar 0,15 persen atau berkurang 0,67 poin menuju level 454,50 pada penutupan perdagangan hari Senin, 7 September 2026. Pergerakan indeks hasil kerja sama Bisnis Indonesia dan Bursa Efek Indonesia ini bergerak pada rentang 453,05 hingga 457,66 sepanjang hari transaksi. Koreksi pada deretan saham perbankan berkapitalisasi besar menekan kinerja indeks secara keseluruhan, meskipun setengah dari total konstituen berhasil mencatatkan penguatan.
Saham Tambang Dan Manufaktur Mendorong Penguatan Sektor Industri
Saham AKRA memimpin penguatan dengan kenaikan sebesar 4,69 persen menuju harga Rp1.450 per lembar saham. Sektor pertambangan turut memberikan dorongan positif melalui penguatan saham BUMI sebesar 4,76 persen ke posisi Rp220 dan saham PTBA sebesar 4,51 persen ke harga Rp3.010. Selain itu, saham INKP mencatatkan kenaikan 3,13 persen ke level Rp9.707, sementara saham MIKA menguat 2,10 persen hingga mencapai Rp1.945 per lembar.
Beberapa saham konstituen lain juga mengakhiri perdagangan di zona hijau. Saham UNTR menguat 1,40 persen ke harga Rp25.300, saham TAPG naik 1,35 persen ke level Rp2.260, dan saham KLBF meningkat 1,29 persen menuju Rp785. Penguatan tipis juga dialami oleh saham DEWA sebesar 0,90 persen ke Rp448, saham AMRT sebesar 0,38 persen ke Rp1.315, serta saham ASII sebesar 0,20 persen ke level Rp4.910.
Saham Perbankan Besar Menyeret Pergerakan Indeks Ke Zona Merah
Tekanan utama terhadap indeks berasal dari pelemahan saham-saham perbankan raksasa. Saham ANTM memimpin penurunan dengan melemah 1,28 persen ke level Rp3.080, diikuti saham BBCA yang terkoreksi 1,12 persen menjadi Rp6.625. Saham BBNI mengalami penurunan 0,76 persen ke posisi Rp3.910, saham ADRO melemah 0,74 persen ke Rp2.700, saham BMRI tergerus 0,68 persen ke Rp4.390, dan saham BBRI berkurang 0,59 persen ke harga Rp3.370.
Aktivitas Perdagangan Mencatatkan Transaksi Triliunan Rupiah
Para investor memperdagangkan sebanyak 7,65 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp4,77 triliun. Penutupan perdagangan ini mencatatkan kapitalisasi pasar indeks Bisnis-27 pada angka Rp3.413 triliun. Meskipun indeks mencatatkan penurunan selama dua hari berturut-turut, pergerakan ini masih memperlihatkan penguatan sebesar 2,58 persen dalam sepekan terakhir serta peningkatan 4,59 persen sepanjang bulan terakhir.
