JAKARTA – Indeks Bisnis-27 mengakhiri perdagangan Selasa (8/9/2026) dengan penguatan 1,04 persen ke level 459,24. Kenaikan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah saham konstituen, terutama AKRA, INKP, dan MEDC.
Mengutip data IDX Mobile, indeks bergerak dalam rentang 454,70 hingga 459,93 sepanjang perdagangan. Pasar juga mencatat volume transaksi 7,30 miliar saham dengan nilai Rp6,12 triliun. Sementara itu, kapitalisasi pasar indeks mencapai Rp3.450 triliun.
Pergerakan mayoritas saham konstituen turut menopang kinerja indeks. Sebanyak 17 saham menguat, sedangkan sembilan saham melemah dan satu saham bertahan stagnan.
Saham AKRA Memimpin Penguatan Konstituen Bisnis-27
Saham PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) mencatat kenaikan 5,17 persen ke Rp1.525 dan menjadi salah satu penggerak utama indeks. Saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) juga menguat 4,13 persen ke Rp9.450.
Selain itu, saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) naik 3,37 persen ke Rp1.535. Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) bahkan melonjak 9,80 persen ke Rp560.
Sejumlah saham unggulan lain juga ikut menguat. ASII naik 0,41 persen ke Rp4.930, BBCA bertambah 0,75 persen ke Rp6.675, BBRI naik 1,19 persen ke Rp3.410, dan BMRI menguat 0,91 persen ke Rp4.430.
Saham Tambang dan Energi Turut Mengangkat Indeks Bisnis-27
Penguatan juga terlihat pada saham BUMI yang naik 2,73 persen ke Rp226. CPIN bertambah 4,05 persen ke Rp3.340, sedangkan INCO naik 0,82 persen ke Rp4.900.
Saham JPFA menguat 3,03 persen ke Rp2.380 dan MAPI bertambah 0,36 persen ke Rp1.395. Selanjutnya, PGAS naik 1,32 persen ke Rp1.540, TAPG menguat 4,42 persen ke Rp2.360, serta TLKM bertambah 1,53 persen ke Rp2.650.
Saham UNTR juga mencatat penguatan 2,27 persen ke Rp25.875. Deretan kenaikan tersebut membantu mempertahankan momentum positif Indeks Bisnis-27 hingga penutupan.
Saham BBNI Memimpin Pelemahan Konstituen
Di tengah dominasi saham penguat, beberapa konstituen justru mengalami tekanan. Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) turun 1,02 persen ke Rp3.870 dan mencatat pelemahan terbesar di antara saham perbankan dalam daftar tersebut.
Saham MIKA melemah 1,29 persen ke Rp1.920, sedangkan KLBF turun 0,64 persen ke Rp780. ICBP juga terkoreksi 0,69 persen ke Rp7.200.
Selanjutnya, PTBA turun 0,33 persen ke Rp3.000, DEWA melemah 0,45 persen ke Rp446, dan BRMS turun 0,70 persen ke Rp710. AMRT terkoreksi 0,38 persen ke Rp1.310, sementara ADRO turun 0,37 persen ke Rp2.690.
Indeks Bisnis-27 Mencatat Kenaikan 3,17 Persen dalam Sepekan
Kinerja positif pada perdagangan Selasa turut memperkuat tren indeks dalam periode yang lebih panjang. Indeks Bisnis-27 telah mencatat kenaikan 3,17 persen dalam sepekan terakhir.
Dalam periode satu bulan, indeks juga menguat 4,41 persen. Sebelumnya, indeks mencatat penguatan dalam dua dari empat hari perdagangan pada pekan lalu.
Sementara itu, Indeks Bisnis-27 mengawali pekan ini dengan koreksi sebelum kembali menguat pada perdagangan Selasa. Pergerakan tersebut menunjukkan indeks kembali mendapatkan dorongan positif dari sejumlah saham konstituen utama.
