JAKARTA — PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mencatat rata-rata nilai transaksi saham melalui aplikasi digital BRIGHTS sebesar Rp484 miliar per bulan sepanjang Agustus 2025 hingga Juli 2026. Total transaksi pada periode tersebut mencapai Rp115,66 triliun.
Capaian itu mendorong BRIDS memperkuat layanan investasi digital. Perseroan mengembangkan fitur Auto Order yang memungkinkan investor mengatur pembelian atau penjualan saham secara otomatis berdasarkan harga dan kondisi pasar yang mereka tentukan.
Plt. Direktur Utama BRIDS Fifi Virgantria mengatakan perusahaan tidak hanya mengejar pertumbuhan volume transaksi. BRIDS juga ingin membantu investor membangun kebiasaan investasi yang lebih disiplin dan konsisten.
BRIGHTS Mencatat Transaksi Tertinggi Rp1,4 Triliun pada Mei 2026
Aktivitas transaksi melalui BRIGHTS menunjukkan perkembangan sepanjang periode tersebut. BRIGHTS mencatat nilai transaksi bulanan tertinggi pada Mei 2026 dengan angka yang menembus Rp1,4 triliun.
Dari sisi jumlah pengguna, BRIGHTS memiliki rata-rata 34.930 nasabah aktif selama Agustus 2025 hingga Juli 2026. Sementara itu, aktivitas transaksi tertinggi mencapai 53.472 transaksi pada Januari 2026.
Pertumbuhan tersebut berlangsung ketika jumlah investor saham domestik terus meningkat. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Juli 2026 menunjukkan jumlah investor saham telah melampaui 10 juta orang, atau tumbuh sekitar 35,56% dari 7,4 juta investor pada periode yang sama tahun sebelumnya.
BRIDS Mengembangkan Auto Order untuk Menghadapi Pasar yang Volatil
BRIDS mengembangkan Auto Order ketika pasar saham bergerak semakin dinamis. IHSG sempat turun 7,90% secara bulanan pada Juni 2026 sebelum berbalik naik 10,51% pada Juli 2026.
Melalui fitur tersebut, investor dapat menjalankan strategi transaksi tanpa harus terus memantau pergerakan harga. Sistem akan menjalankan instruksi pembelian atau penjualan sesuai parameter yang telah investor tentukan.
Fifi menilai fitur Auto Order dapat membantu investor menjalankan strategi secara lebih terencana. Karena itu, BRIDS tidak sekadar mengarahkan fitur tersebut untuk meningkatkan frekuensi transaksi, tetapi juga untuk membangun pola investasi yang lebih konsisten.
BRIDS Mendukung Target OJK Mencapai 50 Juta Investor
BRIDS berharap pengembangan BRIGHTS dapat ikut mendukung roadmap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mencapai 50 juta investor dalam lima tahun.
Perseroan juga ingin pertumbuhan jumlah investor berjalan seiring dengan peningkatan kualitas dan keberlanjutan aktivitas investasi. Dengan demikian, BRIDS menempatkan inovasi digital bukan hanya sebagai penggerak bisnis, tetapi juga sebagai sarana untuk membantu investor mengambil keputusan secara lebih disiplin.Meta Description
