Skip to content
HargaSaham
Menu
  • Blog
  • Keuangan
  • Tentang Kami
  • Tips & Saran
  • Kebijakan Privasi
Menu

Daftar Saham yang Didepak MSCI

Posted on 15/02/2026

MSCI Depak CLEO dan ACES, Turunkan INDF dalam Rebalancing Februari 2026

IHSG dibuka menguat pada perdagangan Jumat (30/1/2026) setelah dua hari tertekan. Rebound pasar terjadi seiring pengunduran diri Direktur Utama BEI Iman Rachman.

JAKARTA – Morgan Stanley Capital International mengumumkan peninjauan ulang indeks atau rebalancing terhadap sejumlah saham Indonesia pada Februari 2026. Dalam keputusan terbaru itu, beberapa emiten mengalami perubahan status, mulai dari penurunan kelas hingga dikeluarkan dari indeks.

Berdasarkan pengumuman resmi MSCI, emiten milik Salim Group, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), turun dari kategori Global Standard Indexes ke Small Cap Indexes. Langkah ini langsung menjadi sorotan pelaku pasar karena INDF selama ini menjadi salah satu saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia.

MSCI Keluarkan CLEO dan ACES dari Small Cap Indexes

Selain menurunkan INDF, MSCI juga mengeluarkan dua emiten dari kategori Small Cap Indexes. Kedua saham tersebut adalah PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) dan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES).

Keputusan itu berlaku sejak penutupan perdagangan 27 Februari 2026 dan efektif mulai 2 Maret 2026. Dengan perubahan tersebut, komposisi indeks MSCI untuk saham Indonesia pun mengalami penyesuaian signifikan.

MSCI Bekukan Kenaikan FIF dan Penambahan Konstituen Baru

Dalam tinjauan Februari ini, MSCI juga menetapkan sejumlah kebijakan tambahan. Lembaga indeks global tersebut membekukan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS) untuk saham Indonesia.

Tidak hanya itu, MSCI juga menghentikan sementara penambahan konstituen baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI). Perusahaan tersebut turut membekukan perpindahan naik antar segmen ukuran indeks, termasuk promosi dari Small Cap ke Standard.

MSCI menyatakan langkah ini bertujuan menekan perputaran indeks (index turnover) sekaligus meminimalkan risiko kelayakan investasi atau investability. Melalui kebijakan tersebut, MSCI ingin memberikan waktu kepada otoritas pasar modal Indonesia untuk meningkatkan transparansi.

MSCI Ancam Evaluasi Status Pasar Indonesia pada Mei 2026

Lebih lanjut, MSCI menegaskan akan kembali mengevaluasi status akses pasar Indonesia pada Mei 2026 apabila tidak ada perbaikan berarti. Evaluasi itu dapat berdampak pada penurunan bobot seluruh sekuritas Indonesia dalam MSCI Emerging Markets Index.

Bahkan, MSCI membuka kemungkinan mereklasifikasi Indonesia dari status Emerging Market menjadi Frontier Market. Potensi tersebut meningkatkan perhatian investor global terhadap langkah perbaikan yang akan ditempuh otoritas pasar modal dalam beberapa bulan ke depan.

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025

Recent Posts

  • Lo Kheng Hong Raup Dividen dari SIMP dan LSIP, Nilainya Tembus Puluhan Miliar Rupiah
  • IHSG Bangkit 1,96% ke Level 5.999, Saham TOWR hingga WIFI Jadi Bintang Penguatan
  • Indeks Bisnis-27 Berbalik Menguat, Saham MIKA, JPFA dan ASII Pimpin Reli Pasar
  • BEI Ubah Klasifikasi Sektor Sejumlah Emiten, Saham HRUM dan ARGO Resmi Beralih Kelompok Industri
  • Indeks Bisnis-27 Kembali Masuk Zona Merah, Saham ANTM, PTBA dan AKRA Jadi Penekan Utama

Recent Comments

    Situs Terkait

    • Situs Berita - Beritakecelakaan : beritakecelakaan.id
    • Situs Berita - Hargasaham : hargasaham.id
    • Situs Berita - Beritapenipuan : beritapenipuan.id
    • Situs Berita - Hargasemen : hargasemen.com
    • Situs Berita - Esports : unequalledmedia.com
    • Situs Berita - Belikaca : belikaca.id
    • Situs Berita - Indonesiafashion : indonesiafashion.com
    ©2026 HargaSaham | Design: Newspaperly WordPress Theme