JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026, dengan kenaikan tipis. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.02 WIB menunjukkan IHSG naik 0,02% ke level 6.320,71. Sebanyak 297 saham menguat, 165 saham melemah, dan 501 saham bergerak stagnan.
HRTA Memimpin Penguatan Saham LQ45
Sejumlah saham unggulan mencatat kenaikan pada awal perdagangan. PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) memimpin penguatan saham LQ45 dengan kenaikan 2,37% ke Rp1.945.
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) menyusul dengan kenaikan 1,89% ke Rp540, sedangkan PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) menguat 1,82% ke Rp5.600. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) juga naik 1,73% ke Rp2.940.
Selain itu, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) menguat 1,48% ke Rp1.030 dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) naik 1,13% ke Rp1.340.
MEDC dan TLKM Menekan Pergerakan IHSG
Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan pada pembukaan pasar. PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) turun paling dalam sebesar 3,28% ke Rp1.325.
PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) melemah 1,40% ke Rp1.755, sedangkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) turun 1,09% ke Rp3.620. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga terkoreksi 1,08% ke Rp2.760.
Selanjutnya, PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) turun 1,03% ke Rp2.880 dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) melemah 0,94% ke Rp23.775.
Phintraco Sekuritas Membidik IHSG ke Level 6.400
Tim riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang menguji resistance 6.370 hingga 6.400. Analis menetapkan level pivot pada 6.300 dan support di 6.250.
Investor kini menunggu data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II/2026. Konsensus memperkirakan ekonomi tumbuh sekitar 5,1% secara tahunan, lebih rendah daripada pertumbuhan 5,61% pada kuartal I/2026.
Survei BIG Consensus Insights dari DataIndonesia terhadap 14 ekonom dan analis menghasilkan median proyeksi pertumbuhan 5,09% secara tahunan dan 3,49% secara kuartalan.
