Skip to content
HargaSaham
Menu
  • Blog
  • Keuangan
  • Tentang Kami
  • Tips & Saran
  • Kebijakan Privasi
Menu

Respons BEI Usai Prabowo Marah Besar Gara-gara MSCI

Posted on 15/02/2026

BEI Janji Percepat Transparansi Pasar Usai Prabowo Murka soal Peringatan MSCI

Pekerja melakukan perawatan Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (18/1/2017). BEI menjadi salah satu indikator pertumbuhan ekonomi nasional.(Ari Saputra/detikcom)

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia merespons kemarahan Presiden atas peringatan Morgan Stanley Capital International yang sempat mengguncang pasar saham domestik. Pelaksana Tugas Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, menegaskan lembaganya akan mempercepat perbaikan transparansi dan integritas pasar modal.

Jeffrey menyampaikan komitmen itu dalam acara Economic Outlook 2026 di Graha CIMB Niaga, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Februari 2026. Ia menyebut peringatan dari MSCI menjadi momentum evaluasi bagi otoritas bursa untuk membenahi sistem secara menyeluruh.

Ia menekankan BEI akan bergerak cepat memperkuat keterbukaan informasi dan menjaga kredibilitas perdagangan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memulihkan kepercayaan investor setelah Indeks Harga Saham Gabungan sempat tertekan akibat sentimen tersebut.

Hashim Ungkap Pejabat Otoritas Pasar Modal Diminta Mundur

Sebelumnya, Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, mengungkap adanya pejabat otoritas pasar modal yang diminta mengundurkan diri. Ia menyampaikan pernyataan itu dalam forum ASEAN Climate Forum di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu, 11 Februari 2026.

Hashim menyatakan isu transparansi menjadi sorotan utama dalam peringatan MSCI. Ia menjelaskan desakan pengunduran diri muncul karena adanya penilaian bahwa keterbukaan di pasar modal belum berjalan optimal. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pemerintah menaruh perhatian serius terhadap tata kelola pasar.

Prabowo Soroti Kehormatan Negara dan Kerugian Investor Ritel

Hashim juga mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto menunjukkan kemarahan atas situasi yang terjadi. Presiden menilai peringatan MSCI tidak hanya berdampak pada pergerakan IHSG, tetapi juga menyentuh kehormatan negara di mata internasional.

Selain itu, penurunan IHSG dinilai merugikan investor ritel. Banyak pelaku pasar individu terdampak oleh gejolak tersebut. Kondisi ini turut mempertaruhkan reputasi Otoritas Jasa Keuangan dan BEI sebagai pengawas serta penyelenggara perdagangan efek.

Melalui komitmen percepatan transparansi dan integritas pasar, BEI berupaya memulihkan stabilitas serta membangun kembali kepercayaan publik terhadap pasar modal Indonesia.

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025

Recent Posts

  • Lo Kheng Hong Raup Dividen dari SIMP dan LSIP, Nilainya Tembus Puluhan Miliar Rupiah
  • IHSG Bangkit 1,96% ke Level 5.999, Saham TOWR hingga WIFI Jadi Bintang Penguatan
  • Indeks Bisnis-27 Berbalik Menguat, Saham MIKA, JPFA dan ASII Pimpin Reli Pasar
  • BEI Ubah Klasifikasi Sektor Sejumlah Emiten, Saham HRUM dan ARGO Resmi Beralih Kelompok Industri
  • Indeks Bisnis-27 Kembali Masuk Zona Merah, Saham ANTM, PTBA dan AKRA Jadi Penekan Utama

Recent Comments

    Situs Terkait

    • Situs Berita - Beritakecelakaan : beritakecelakaan.id
    • Situs Berita - Hargasaham : hargasaham.id
    • Situs Berita - Beritapenipuan : beritapenipuan.id
    • Situs Berita - Hargasemen : hargasemen.com
    • Situs Berita - Esports : unequalledmedia.com
    • Situs Berita - Belikaca : belikaca.id
    • Situs Berita - Indonesiafashion : indonesiafashion.com
    ©2026 HargaSaham | Design: Newspaperly WordPress Theme