Skip to content
HargaSaham
Menu
  • Blog
  • Keuangan
  • Tentang Kami
  • Tips & Saran
  • Kebijakan Privasi
Menu

Saham EMAS, AADI, Hingga BUMI Jadi Incaran Investor Asing

Posted on 04/04/2026

Investor Asing Memborong Saham Komoditas seperti EMAS, AADI, dan BUMI

Manajemen PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) memantau papan perdagangan usai seremoni pencatatan saham perdana perseroan di BEI, Kamis (5/12/2024). Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) menjadi salah satu saham dengan net buy asing terbesar selain PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS), PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), dan PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) dengan nilai Rp82,42 miliar. /Istimewa-Adaro

Aliran dana asing kembali masuk ke pasar saham Indonesia dan mendorong aksi beli pada sejumlah emiten berbasis komoditas. Saham seperti PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI), hingga PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menjadi target utama dalam perdagangan terbaru.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp1,02 triliun dalam satu hari perdagangan pada Senin, 16 Maret 2026. Pergerakan ini terjadi setelah sebelumnya pasar mencatat net sell asing Rp1,56 triliun dalam sepekan.

Investor Asing Mendorong Kenaikan Transaksi pada Saham-Saham Unggulan

Saham EMAS memimpin daftar pembelian bersih asing dengan nilai mencapai Rp564,60 miliar. Selanjutnya, saham AADI mencatat net buy Rp160,02 miliar, diikuti PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) sebesar Rp82,42 miliar.

Selain itu, saham BUMI membukukan pembelian bersih Rp53,25 miliar, sementara PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) mencatat Rp41,12 miliar. Investor asing juga masuk ke saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI), PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) dengan nilai pembelian yang signifikan.

Di sektor energi, PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) menjadi satu-satunya emiten migas yang masuk dalam daftar dengan net buy Rp21,55 miliar. Sementara itu, PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) melengkapi daftar dengan nilai Rp21,27 miliar.

IHSG Bergerak Fluktuatif di Tengah Masuknya Dana Asing

Meskipun terjadi arus masuk dana asing, Indeks Harga Saham Gabungan justru ditutup melemah 1,61% ke level 7.022 pada Senin, 16 Maret 2026. Namun, pada perdagangan Selasa, 17 Maret 2026 sesi pertama, indeks berhasil berbalik arah dan menguat 1,14% ke posisi 7.102.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa aliran dana asing tidak selalu langsung mendorong kenaikan indeks secara keseluruhan karena masih terdapat faktor lain yang memengaruhi dinamika pasar.

Analis Menilai Saham Komoditas Menarik karena Didukung Harga Global

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, David Kurniawan, menjelaskan bahwa investor asing melihat sektor komoditas sebagai pilihan menarik karena memiliki keterkaitan langsung dengan harga global, terutama batu bara dan energi.

Menurutnya, dinamika geopolitik dan kebutuhan energi dunia yang masih tinggi menjadi faktor utama yang menopang minat tersebut. Selain itu, investor global juga cenderung memburu saham dengan dividend yield tinggi, terutama saat kondisi pasar berada dalam fase risk-off.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa arus dana asing tidak selalu menjamin kenaikan harga saham. Aksi ambil untung oleh investor domestik, tekanan indeks, serta faktor valuasi jangka pendek tetap dapat memicu koreksi harga.

Dalam situasi pasar yang volatil, investor institusi umumnya memilih sektor yang memiliki visibilitas pendapatan yang jelas dan cenderung defensif terhadap siklus ekonomi, sehingga saham berbasis komoditas dan energi menjadi tujuan utama.

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025

Recent Posts

  • Lo Kheng Hong Raup Dividen dari SIMP dan LSIP, Nilainya Tembus Puluhan Miliar Rupiah
  • IHSG Bangkit 1,96% ke Level 5.999, Saham TOWR hingga WIFI Jadi Bintang Penguatan
  • Indeks Bisnis-27 Berbalik Menguat, Saham MIKA, JPFA dan ASII Pimpin Reli Pasar
  • BEI Ubah Klasifikasi Sektor Sejumlah Emiten, Saham HRUM dan ARGO Resmi Beralih Kelompok Industri
  • Indeks Bisnis-27 Kembali Masuk Zona Merah, Saham ANTM, PTBA dan AKRA Jadi Penekan Utama

Recent Comments

    Situs Terkait

    • Situs Berita - Beritakecelakaan : beritakecelakaan.id
    • Situs Berita - Hargasaham : hargasaham.id
    • Situs Berita - Beritapenipuan : beritapenipuan.id
    • Situs Berita - Hargasemen : hargasemen.com
    • Situs Berita - Esports : unequalledmedia.com
    • Situs Berita - Belikaca : belikaca.id
    • Situs Berita - Indonesiafashion : indonesiafashion.com
    ©2026 HargaSaham | Design: Newspaperly WordPress Theme